LPTNU Gandeng STAI Al-Muhajirin Gelar Bedah Buku dan komitmen Bangun Pusat Kajian Pendidikan Agama.

Spread the love

PURWAKARTA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama Kabupaten Purwakarta bekerjasama dengan STAI Al-Muhajirin Purwakarta gelar acara Seminar dan Bedah buku “Allah dan Alam Semesta Perspektif Tasawuf Falsafi dengan menghadirkan Narasumber Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Sirodj, MA Rabu, (2/06/2021) di Aula Al-Madinah Pondok Pesantren Al-Muhajirin Kampus 2.

Acara bedah buku ini diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan solawat Nabi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon dilanjutkan dengan Sambutan Ketua STAI Al-Muhajirin, dilanjutkan dengan Bedah buku pertama Integrasi Al-Qur’an dan Sains Oleh Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, S.ThI,.M.Pd lalu dilanjutkan Bedah buku kedua Allah dan Alam semesta: Perspektif Tasawuf Falsafi oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Sirodj, MA dilanjutkan dengan pemberian Cinderamata dan Donasi untuk Palestina melalui LAZISNU.

Dr. H. Cece Nurhikmah, M.Ag dalam sambutannya memberikan Apresiasi kepada LPTNU yang sudah bersedia menggandeng STAI Al-Muhajirin untuk menggelar acara bedah buku.

“Kegiatan semacam ini menjadi konsumsi wajib bagi civitas akademika STAI Al-Muhajirin dan wajib dilanjutkan”, ucapnya.

H. Cece juga menyampaikan komitmen STAI Al-Muhajirin memberikan beasiswa bagi kader – kader Pesantren dari masing-masing kecamatan. Komitmen itu sudah berjalan sejak tahun 2007 sampai sekarang. Beasiswa yang berasal dari Yayasan Al-Muhajirin, Pemerintah Pusat maupun daerah siap diberikan kepada kader-kader NU yang membutuhkan dengan syarat dan ketentuan yang ada, tambahnya.

Sementara itu ketua Yayasan Al-Muhajirin yang juga menjabat sebagai ketua LPTNU Kabupaten Purwakarta DR. HJ. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd menyampaikan ” LPTNU sebagai lembaga akademik perguruan tinggi NU terus membuka wawasan kajian dan penelitian yang kemudian diharapkan dapat membawa masyarakat untuk berfikir secara mendalam dilandaskan pada Ushul agama dan sumber – sumber ulama salaf  sehingga memahami suatu masalah agama dan fenomena masyarakat lebih komprehensif dan mendalam. karena hakikatnya Islam adalah agama yang membawa Rahmat dan senantiasa sinergi antara akal dan syariah dan Ulama NU seperti Buya Said Aqil Siradj sangat penting untuk kita gali keilmuannya sebagai representasi ulama Aswaja.” Ucap DR. Hj. Ifa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *