RIBUAN SANTRI AL-MUHAJIRIN SERENTAK MELAKSANAKAN UPACARA HUT RI KE-74

Spread the love

RIBUAN SANTRI AL-MUHAJIRIN SERENTAK MELAKSANAKAN UPACARA HUT RI KE-74

Foto Bersama Pimpinan Pesantren Al-Muhajirin dengan Para Guru dan Petugas Pengibar Bendera di Kampus Pusat

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan  Republik Indonesia diselenggarakan diseantero Nusantara, tak terkecuali santri Pondok Pesantren Al-Muhajirin di bawah naungan Yayasan Al-Muhajirin. Pada 17 Agustus 2019 tepatnya peringatan ke 74 Tahun kemerdekaan RI, tak kurang dari dua ribu lima ratus santri yang mondok di pesantren Al-Muhajirin larut dalam kekhidmatan Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Dalam Upacara yang dibagi kedalam empat lokasi yaitu untuk kampus pusat pelaksanaan upacara dipisah antara santri putra dan putri. Bertindak selaku inspektur Upacara dibagian Putra yang berlokasi dilapangan Al-Mukhtar  Kepala SMP Al-Muhajirin Enang Sutiana, S.Pd, sementara untuk amanah dan tausiyah Oleh Bapak Pimpinan Pomdok Pesantren KH. DR Abun Bunyamin, MA.

Suasana Upacara HUT RI di Kampus 2

Sementara inspektur upacara dibagian putri yang berlokasi dilapangan Rusunawa Pesantren Al-Muhajirin Ibu Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Hj Ifa Faizah Rahmah, M.Pd. Tausiyah dan amanah langsung disampaikan oleh ibu pimpinan pesantren Dra Hj Euis Marfuah, MA.

Pimpinan Pesantren dan Ketua Yayasan Al-Muhajirin Foto Bersama Para Petugas Pengibar Bendera Purtra dan Putri

Di kampus 2 yang terdiri dari dua unit sekolah yaitu SMP-SMA Fullday sama melaksanakan upacara bendera dengan inspektur Drs. H. Wawan Suherwan, M.Pd.

Sedangkan di Kampus 3 yang bertindak sebagai inspektur upacara H. Karya, S.Pd.I dan yang memberikan amanat yaitu Kh. Anang Nasihin, MA

Pengasuh Kampus 3 dan Para Guru Berfoto bersama

Dalam tusiyahnya Bapak Pimpinan di kampus pusat menyampaikan “bahwa kenikmatan terbesar yang perlu kita syukuri adalah kemerdekaan yang telah kita raih, di mana dalam suasana kemerdekaan kita sebagai bangsa, bisa merdeka menentukan nasib sendiri tidak lagi dalam tekanan dan bayang-bayang asing,”katanya

Sementara itu dalam tausiyahnya Ibu pimpinan Pesantren dihadapan santri putri beliau menyampaikan “bahwa kemerdekaan itu bukan merupakan hadiah, tetapi merupakan keberkahan dan rahmat dari Alloh SWT”. Lebih lanjut beliau menyampaikan “bahwa kita dizaman sekarang harus memerdekakan pemikiran dan memberantas kemiskinan,”pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *