Santri Terbaik Dikader Jadi Pengajar

Spread the love

PURWAKARTA – SMI 1-3 dan SMI 4-6 Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta Kampus Pusat laksanakan pembagian Raport secara virtual

Ketua Yayasan Al-Muhajirin Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M. Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada Tim yang solid yang bekerja keras dalam berbagai upaya untuk mensukseskan amanah Ponpes Al-Muhajirin.

“Alhamdulillah hari ini Pondok Pesantren Al Muhajirin kampus pusat telah melaksanakan kegiatan pembagian raport yang dilaksanakan secara virtual kepada orang tua santri dan langsung kepada para santri yang mana ini merupakan bagian dari evaluasi dan juga bagaimana kita telah menyelesaikan program-program di satu semester ini.” Ucap Dr. Hj. Ifa

Sambung Dr. Hj. Ifa “Saat ini memang sangat berat sekali di masa pandemi ini bukan hanya saja di sektor pendidikan tapi juga di semua bidang bukan hanya di Purwakarta bahkan diseluruh dunia ini semua tentunya menjadi sebuah perjuangan berat yang mana kita semua dituntut untuk bermujahadah lebih keras lagi lebih inovatif lagi dan tidak pernah menyerah dengan keadaan.” Ungkapnya

Dr. Hj. Ifa juga menyampaikan di Ponpes Al-Muhajirin akan ada program kaderisasi pengajar, sebagai bentuk pendewasaan dan juga bentuk kesiapan santri untuk siap berkiprah di masyarakat

“Tahun ini beberapa santri terbaik khususnya adalah kelas 6 (Kelas 12) yang mereka punya kemampuan tahsinnya dan juga kitabnya kita tahun ini mulai meluncurkan program pengkaderan guru dari para santri terbaik, santri kita sekarang sudah ada yang siap tampil menjadi pengajar di antaranya adalah guru yang mana mereka sudah lulus dengan standar ataupun sebutnya sertifikasi guru tahsin dari kelas 6.” Ujar Dr. Hj. Ifa

“Harapan kami tentunya santri Al-muhajirin bukan hanya selesai dalam menjalankan akademiknya tetapi betul-betul siap mereka untuk bisa berkiprah di masyarakat karena sudah diberikan kesempatan pengalaman untuk mengajar di pesantren. sebagaimana yang Syaikhuna Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A sampaikan bahwa kebahagiaannya itu tidak lain adalah bisa mengajar dan setiap orang itu harus punya murid siapa saja harus punya murid kenapa karena dengan murid inilah yang akan menyambungkan kebaikan dari ilmu kita dan yang menyambungkan doa-doa setelah kita tidak tidak ada.” Pungkas Ketua Yayasan Al-Muhajirin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *